Sunday, April 2, 2017

Ambil Madunya, Tapi Jangan Hancurkan Sarangnya




Ambil Madunya Tapi Jangan Hancurkan Sarangnya - Dimanapun kelembutan itu berada, ia akan menghiasi tempat itu. Demikian halnya bila ia disebut dari suatu tempat, ia akan mengotorinya.kelembutan tutur kata, senyuman tulus di bibir, dan sapaan-sapaan hangat yang terpuji saat berdua merupakan hiasan-hiasan yang selalu dikenakan oleh orang-orang mulia.

Semua itu merupakan sifat seorang mukmin yang akan menjadikannya seperti seekor lebah; makan dari makanan yang baik dan menghasilkan madu yang baik. dan bila dianggap pada setangkai bunga, ia tidak pernah merusaknya. semua itu terjadi karena Allah menganugerahkan pada kelembutan sesuatu yang tidak dia berikan kepada kekerasan.

Diantara manusia terdapat orang-orang "Istimewa" yang membuat, banyak kepala tunduk hormat menyambut kedatangannya,banyak massa berjubel ingin melihat mukanya,banyak hati bersimpati padanya dan banyak jiwa memujanya. Dan mereka itu tak lain adalah orang-orang yang banyak dicintai dan dibicarakan manusia dikarenakan kedermawanan dan kelobaannya, kejujurannya dalam berjual beli, dan keranahan dan sopan santunnya dalam bergaul.

Mencari banyak teman merupakan tuntutan dalam hidup yang selalu dicontohan oleh orang-orang terhormat dikarenakan aklhak dan perilakunya yang terpuji. Mereka itulah orang-orang yang selalu berada di tengah-tengah kerumunan manusia dengan senyum yang merekah, keramahan yang menentramkan dan sopan santun yang menyejukan. Dan karena itu, mereka selalu ditanyakan dan didoakan ketika terlihat. 

Orang-orang yang bahagia memiliki tuntunan aklhak yang secara garis besar tercakup dalam slogan:

Tolonglah (Kejahatan itu dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan anatara dia ada permusuhan seolah-olah lelah menjadi teman yang sangat setia)
QS: Fushshilat: 34

Begitulah,mereka dapat memupuskan rasa dengki dengan emosi yang terkendali,kesabaran yang menyejukan, dan kemudahan yang memaafkan yang menentramkan.

Mintalah Kepada Allah : Yang Memperkenankan Do'a Orang Yang Dalam Kesulitan

Mintalah Kepada Allah : Yang memperkenankan Doa Orang Yang Dalam Kesulitan.



Mintalah Kepada Allah - Siapakah yang berhak menjadi tempat mengadu orang-orang yang dilanda kegelisahan, kesempitan, kesulitan dan kesedihan? kepada siapakah mereka harus memohon pertolongan? siapakah yang layak menjadi tempat bergantung, memohon,meminta dan meratap semua makhluk? siapakah yang berhak menjadi gantungan hati dan selalu diucapkan oleh lidah manusia? Tak lain adalah hanya kepada ALLAH yang tiada ilah selain dia.

Bagikku dan juga anda, adalah sesuatu kewajiban untuk berdo'a dan meminta kepadanya dalam keadaan lapang maupun sempit, dalam keadaan mudah maupun ketika sulit. Kita harus menumpahkan semua permasalahan ke haribaan-Nya dan kita juga tetap harus ber-tawassul kepadanya,meski dalam keterjepitan seperti apapun. Kita harus duduk bersimpuh di depan pintu gerbang-Nya sambil memohon, menangis merendahkan diri dan meminta ampunan-Nya. Dan kemudian, tunggulah ! Karena pada saatnya nanti akan datang pertolongan, ma'unah (uluran), bantuan dan kemudahan yang bersumber dari-Nya.

Atau,siapakah yang memperkenannkan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepadanya 
QS. An-Naml:62

Jawabannya adalah allah lah yang menyelamatkan orang yang tenggelam, memberi jalan keluar orang-orang yang mengalami kesulitan.

Menolong orang terdzalimi, memberi petunjuk orang yang sesat, menyembuhkan orang yang sakit,dan meringankan beban orang yang mendapatkan cobaan.

maka apabila mereka naik kapal, mereka berdoa kepada allah dengan memurnikan keta'atan kepadanya.
QS. Al-Ankabut: 65 

Disini saya dapat memaparkan doa'doa pengusir rasa duka, gundah sedih,bagaimanapun, sebaiknya anda mempelajari sendiri kalimat-kalimat doa yang indah dalam kitab-kitab hadist. setelah itu mengdulah, merataplah, memohon doa kepadanya, berarti anda telah mendapatkan segalanya, akan berhasil menemukan nya. 

Berdoalah kamu kepadaku niscaya akan ku perkenankan bagimu 
QS. Al-Mukminun: 60

Ketika musibah dan bencana datang silih berganti menimpa anda,berdzikirlah kepadanya,sebutlah namanya,memohonlah pertolongan-Nya,dan mintalah jalan keluar dari-Nya. Harapkanlah kelembutan kasih sayang darinya nantikan pertolongan nya,nyaringkan suara anda tatkala menyebut namanya, dan selalu berbaik sangkalah kepadanya, Curahkan seluruh waktu anda Untuk-nya dan beribadahlah kepadanya dengan tekun agar anda mendapatkan kebahagiaan dan kemenangan.

Dibalik Kesulitan Ada Kemudahan





Di balik Kesusahan Ada Kemudahan - Sampaikan kabar gembira kepada malam hari bahwa sang fajar pasti datang mengusirnya dari puncak-puncak gunung dan dasar-dasar lembah. Kabarkan juga kepada orang yang dilanda kesusahan bahwa,pertolongan akan datang secepat kelebatan cahaya dan kedipan mata. Kabarkan juga kepada orang yang ditindas bahwa kelembutan dan dekapan hangat akan segera tiba.

Saat anda melihat hamparan padang sahara yang seolah memanjang tanpa batas, ketahuilah bahwa di balik kejauhan itu terdapat kebun yang rimbun penuh hijau dedaunan.

Wahai manusia,setalah lapar ada kenyang,setelah haus ada kepuasan setelah begadang ada tidur pulas, dan setelah sakit ada kesembuhan setiap yang hilang pasti ketemu, dalam kesesatan akan datang petunjuk, Dalam kesulitan ada kemudahan, dan setiap kegelapan akan terang benderang.

"Mudah-mudahan allah akan mendatangkan kemenangan (kepada rasul-Nya) atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya)"
QS. Al-Maidah:52

Ketika anda melihat seutas tali meregang kencang,ketahuilah bahwa,tali itu akan segera putus.
Setiap tangisan akan berujung dengan senyuman, ketakutan akan berakhir dengan rassa aman, dan kegelisahan akan sirna oleh kedamaian.

Kobaran api tidak mampu membakar tubuh Nabi ibrahim a.s. Dan itu, karena pertolongan ilahi membuka "jendela" seraya berkata:
(Hai api menjadi dinginlah dan menjadi keselamatanlah bagi ibrahim)
QS. Al-Anbiya: 69

Lautan luas tak kuasa menenggelamkan "kalimur rahman" (Musa.as).
itu, tak lain karena suara agung kala itu telah bertitah.

(sekali-kali tidak akan tersusul, sesungguhnya, rabb-ku bersatu, kelak sia akan memberi petunjuk kepadaku.) 
QS. Asy-syuara : 62

Ketika bersembunyi dari jajaran kaum kafir dalam sebuah guua,nabi muhammad s.a.w. yang mas'shum mengabarkan kepada abu bakar bahwa allah yang maha tunggal dan maha tinggi ada bersama mereka. sehingga rasa aman,tenteram dan tenang pun datang menyelimuti abu bakar.

mereka yang terpaku ada waktu yang terbatas dan pada kondisi yang (mungkin) sangat kelam, umumnya hanya akan merasakan kesusahan,kesengsaraan, dan keputusasaan dalam idup mereka. itu, karena mereka padahal, mereka seharusnya menembuskan pandangan sampai ke belakang tabir dan berpikir lebih jauh tentang hal-hal yang berada di luar pagar rumahnya.

Maka dari itu, jangan pernah merasa terhimpit sejengkalpun, karena setiap keadaan pasti berubah. Dan sebiak-baiknya ibadah adalah menanti kemudahan dengan sabar. Betapapun, hari demi hari akan terus bergulir tahun demi tahun akan berganti, malam demi malam pun datang silih berganti. Meski demikian, yang gaib akan tetap tersembunyi, dan allah mungkin akan menciptakan sesuatu yang baru setelah itu semua. Tetapi sesungguhnya, setelah kesulitan itu tetap akan muncul kemudahan.

Hari Ini Milik Kita : Jika Kamu Berada Di Pagi Hari, Jangan Menunggu Sore Tiba.

Hari Ini Milik Kita : Jika Kamu Berada Di Pagi Hari Jangan Menungu Sore Tiba.



Hari Ini Milik Kita : Umur kita, Mungkin tinggal hari ini. Maka, Anggaplah masa hidup kita hanya hari ini, atau seakan-akan anda dilahirkan hari ini dan akan mati hari ini juga. denga begitu, hidup kita akan tercabik-cabik diantara gumpalan keresahan,kesedihan dan duka masa lalu dengan bayangan masa depan yang penuh ketidak pastian dan acpkali menakutkan.

Jika kamu berada pada pagi hari jangan menunggu sore tiba,hari ini yang akan kita jalankani,bukan hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukanya, dan juga bukan esok hari yang belum tentu datang. Hari yang saat ini mataharinya menyinari anda. dan siangnya menyapa anda inilah hari anda.

Pada hari dimana anda hidup saat inilah sebiaknya anda membagi waktu dengan bijak. Jadilah setiap menitnya laksana ribuan tahun dan setiap detiknya laksana ratusan bulan. Tanamlah kebaikan sebanyak-banyaknya pada hari itu. Dan,persembahkanlah sesuatu yang paling indah untuk hari itu. BerpIstiqfar-lah atau semua dosa,ingatlah selalu kepada-Nya,Bersiap-siap untuk sebuah perjalanan menuju alam kebahagiaan ! Terimalah rezeki,isteri,suami,anak-anak,tugas-tugas,rumah,ilmu,dan jabatan anda hari dengan penuh keridhaan.

{Maka berpeganglah dengan apa yang aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang yang bersyukur}. 
(QS. Al-A'raf: 144)

 Hiduplah hari ini tanpa kesedihan, kegalauan,kemarahan,kedengkian,dan kebencian.

Jangan lupa,hekdaklah anda goreskan pada dinding hati anda satu kalimat (bila erlu anda tulis pula di meja kerja anda): Harimu adalah hari ini. Yakni, bila hari ini anda dapat memakan nasi hangat yang harum baunya, maka apakah nasi-nasi basi yang telah anda makan kemarin atau nasi hangat esok hari (yang belum tentu ada) itu akan merugikan anda.

Jika anda dapat minum air jernih dan segar hari ini, maka mengapa anda bersedih atas asin yang anda minum kemarin? Atau mengkhawatirkan air hambar dan panas esok hari yang belum tentu terjadi?

Hanya hari ini yang benar bagi yang tersesat,memberi makan oranng yang kelaparan,menolong orang yang sedang kesulitan,membantu orang yang di Dzalimi,meringankan penderitaan orang yang lemah,mengasihi mereka yang menderita. Menghaormati orang alim,menyayangi anak kecil.

wahai masa depan,engkau masih dalam kegaiban. Maka, aku tidak akan pernah bermain dengan khayalan dan menjual dari hanya untuk sebuah dugaan. Aku pun tak bakal memburu sesuatu yang tentu ada,karena esok hari mungkin tak ada sesuatu. Esok haari adalah sesuatu yang belum diciptakan dan tidak ada satupun darinya yang dapat disebutkan.

Hanya hari ini milik kita,adalah ungkapan yang paling indah dalam kamus kebahagiaan. kamus bagi mereka yang menginginkan kehidupan yang paling indah menynangkan.

Jangan Mengingat Masa Lalu, Dan Kemudian Bersedih


Jangan Menoleh Kebelakang
Manjadda Wajada - Semua orang mempunyai masa lalu berbeda-beda,dan beberapa orang tidak bisa atau tidak sanggup untuk melupakan kata lain larut dalam kenangan masa lalu, baik yang menyenangkan maupun yang menyedihkan bahkan yang masa lalu yang sangat di sesali,

Penyesalan memang datang di kemudian hari,walaupun demikian kita juga tidak di bolehkan oleh agama untuk larut dalam kesedihan yang mendalam,jadikan masa lalu untuk mengejar masa depan yang lebih bermanfaat,dan tidak mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari.

dan janganlah pernah untuk hidup dalam mimpi-mmimpi buruk masa lalu atau di bawah payung gelap masa lalu. Selamatkan diri kita dari bayangan masa lalu! Apakah kita ingin mengembalikan air hulunya,matahari ke tempat terbitnya,seorok bay ke perut ibunya,air mata ke dalam keelopak mata? Ingatlah keterikatan anda dengan masa lalu,keresahan kita dalam atas apa yanng telah terjadi.


Yang Lalu biarlah berlalu


Membaca kembali lembaran masa lalu hanya akan memupuskan masa depan,mengendurkan semangat,dan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga. Dalam Al-Quran, Setiap kali usai menerangkan kondisi suatu kaum dan apa saja yang telah mereka lakkukan, ALLAH selalu mengatakan, "Itu adalah umat yang lalu" Begitulah, Ketika suatu perkara habis, maka selesai pula urusannya. dan tak ada gunanya mengurai kembali bingkai zaman dan memutar kembali roda sejarah yang telah berlalu dan tidak akan bisa kita mengembalikanya.

Orang yang berusaha kembali ke masa lalu, adalah tak ubahnya orang yang menumbuk tepung,atau orang yang menggergaji serbuk kayu. Inspirasi dari beberapa sahabat yang mengatakan "Orang yang bodoh adalah orang yang hidup di masa lalu" 

Kita tidak akan mampu mengembalikan air ke hulunya


Syahdan, nenek moyang kita dahulu selalu mengingatkan orang yang meratapi masa lalunya demikian "janganlah engkau mengeluarkan mayat-mayat itu dari kuburnya" Dan konon;kata orang yanng mengerti bahasa binatang,sekawanan binatang sering bertanya kepada seekor keledai begini, "Mengapa engkau tidak menarik gerobak?" " aku benci khayalan," Jawab keledai.

Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikann masa depan dan justru hanya disibukan oleh masa lalu, itu, sama halnya dengan kita mengabaikan istana-istanayang indah dengan sibuk meratapi puing-puing yang telah lapuk. Padahal, betapapun seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu, niscaya mereka tidak akan pernah mampu. sebab yang demikian itu sudah mustahil pada asalnya.

Oranng yang berpikiran jernih tidak akan pernah melihat dan sedikitpun menoleh kebelakang. Pasalnya, angin akan selalu berhembus ke depan, air akan mengalir ke depan,setiap kafilah akan berjalan ke depan, dan segala sesuatu bergerak maju ke depan. maka itu, Janganlah pernah melawan sunah kehidupan.